The Back Up Plan

Bahwa sebenernya manusia emang cuma bisa berencana. Seberapa-pun besarnya tekad gua, enggak akan pernah kejadian kalo ternyata Tuhan enggak ‘ngasih‘ ijin.

Funny as eff! Ketika semuanya udah telat, gua malah baru bilang kalo gua punya tekad yang besar. Padahal kemarin-kemarin gua enggak punya kerjaan kecuali ‘nangkringin‘ komputer, makan, sama tidur siang.

Sebenernya gua beruntung, gua punya saudara laki-laki yang rentang umurnya enggak terpaut jauh-jauh, bahkan sama persis karena kita kembaran. Jadi gua enggak perlu bingung buat mencari teman ngobrol kalo punya masalah, termasuk yang satu ini. Setelah melewati beberapa kali obrolan, gua setuju buat akhirnya merelakan yang udah kejadian dan mulai memikirkan ‘back up plan‘.

Gua yakin, yang baca tulisan ini pasti gak akan ngerti masalah yang sedang gua hadapi. Tapi biarin aja, alesan yang bikin gua akhirnya memutuskan buat punya blog dan menyempatkan sedikit waktu buat memaparkan cerita lewat tulisan kan emang supaya gua bisa sedikit mengurangi beban. Seenggaknya di sini gua bisa bercerita tanpa perlu dipotong sama kalimat orang lain.

 

 

 

2 thoughts on “The Back Up Plan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s