Hari ini, 25 Juni 2010

Hari ini, tepat 6 tahun yang lalu.

Aku masih mengingatnya. Sebuah tempat makan depan sekolah, aku masih ingat hari ini, hari pertama kamu meraih tanganku dan membiarkanku melingkarkan tangan di pinggangmu. Sebuah pelukan yang menandakan semuanya, awal semua kisahku denganmu. Kamu tidak akan pernah tau betapa bahagianya aku saat itu.

Hari ini, tepat 5 tahun yang lalu.

Kita ngerayain anniversary di sebuah tempat makan yang letaknya masih enggak jauh dari sekolah. Yang sama sekali enggak di rencanain, ternyata Erik & Gita udah lebih dulu ada disana buat ngerayain anniversary mereka, yang emang barengan sama kita.

Hari ini, tepat 4 tahun yang lalu.

Lebih dari satu tahun kamu dan aku terpisahkan jarak, karna aku memutuskan buat kuliah di Bandung. Tapi itu enggak bikin hubungan kamu sama aku berenti, kamu (*kelewat) sering nemuin aku. Baru kali ini aku ketemu orang se-niat kamu. Baru kali ini juga aku sadar, kalo kamu bukan orang yang pinter bohong, karna meskipun jauh, aku masih tetep bisa nge-gep-in kamu tiap kali kamu bohong. Tapi kamu berhasil ngebuktiin kalo kamu serius waktu kamu bilang, kamu bakalan kuliah di Bandung juga, meskipun akhirnya aku sadar, itu bukan buat aku.

Hari ini, tepat 3 tahun yang lalu.

Siapa yang bisa nebak, kalo empat hari setelah hari ini, kamu bakalan memutuskan buat ninggalin semuanya. Meskipun itu artinya sebelah pihak. Aku yang terlanjur terbiasa dan nyaman dengan keadaan bareng kamu, jelas enggak akan pernah rela buat ngelepas kamu. Tapi kamu punya cara kamu sendiri, yang akhirnya berhasil bikin aku pergi dan menjauh.

Hari ini, tepat 2 tahun yang lalu.

Memang bulan-bulan sebelumnya akhirnya kita bersatu lagi. Tapi ternyata yang tersisa hanya perih karena kita berdua tidak mampu menyembuhkan luka yang sudah kita timbulkan dulu. Hanya pertengkaran, air mata, dan ketidakpercayaan yang mewarnai hubungan โ€œbaruโ€ kita ini. Sampai akhirnya kita bersepakat untuk saling melupakan selamanya

Hari ini, tepat 1 tahun yang lalu.

Aku pikir aku bisa melupakanmu, aku pikir aku bisa hidup tanpamu. Tapi kenyataannya tidak, hanya rasa rindu yang ada dan kenyataan pahit yang aku terima, ketika mendapatimu sudah bersama orang lain. Terlalu sakit untuk di rasakan, bahkan lebih sakit di bandingkan rasa sakit 2 tahun lalu ketika kamu mencoba meninggalkanku.

Hari ini, 25 Juni 2010.

Kamu sudah memilih seseorang untuk hidup bersamamu selamanya. Sementara aku masih sibuk bergelut dengan usaha menyembuhkan diri sendiri. Mungkin terlalu sibuk dengan urusan yang bukan buat aku, sehingga aku seringkali lupa sama urusan sendiri. Semua masih tentang kamu, meskipun kadang aku berusaha buat ngelupain semuanya. Kamu emang udah terlalu nyakitin, tapi aku enggak akan pernah ngebenci kamu, karna gimana juga, aku pernah sayang sama kamu, dan semua itu tulus. Semoga kamu sadar, semoga kamu mau berubah. Semoga aku bakal jadi orang terakhir yang pernah kamu sakitin.

Biarkan semua kenangan tentang kita menjadi cerita yang bakal aku kenang sampai akhir nanti. Kamu, sumber ย kebahagianku dan kamu juga, sumber semua rasa sakit ini.

Terimakasih untuk tahun-tahun yang menyenangkan bareng kamu, untuk semua tangisan kita, dan untuk semua cerita yang sudah kita jalani ini.

Dengan cinta yang masih ada untukmu,

– Jck –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s