Dalam Kesepian

Kesepian memiliki tangan tangan yang halus..

Namun dengan jari jari yang kasar..

Yang langsung meremas jantung..

Hingga terluka..

Aku berlari membawa muram hati..

Pada puisi sembilu yang rancu..

Terus gamang mengiris sunyi..

Lalu kami sibuk menampung air mata..

Dan aku..

Termakan oleh sepi yang kau hadirkan..

Tenggelam dalam keegoisan..

Terdiam dalam kegelapan..

Dalam kesepian..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s